Setelah World Premiere pada bulan Oktober lalu, di Pusan International Film Festival film, “3 Doa 3 Cinta” berhasil lolos dalam Official Selection competition di Dubai International Film Festival yang akan diselenggarkan pada tanggal 9-18 Desember 2008.
3 Doa 3 Cinta terpilih dari sekitar 1800 film yang diterima oleh panitia festival. Dengan demikian, hal ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri, karena sebelum dirilis di Indonesia sudah berhasil lolos dalam berbagai festival film di mancanegara.
Skenario film ini juga berhasil mendapatkan beberapa script development grant dari Global Film Initiative di San Francisco, Amerika Serikat; Goteborg International Film Festival Fund dari Swedia dan Fond Sud Cinema dari Perancis. Pada bulan Mei 2008, 3 Doa 3 Cinta diundang ke Les Cinema du Sud di Cannes Film Festival di Perancis untuk pitching di depan para produser dan distributor film internasional. Di tahun 2007, skenario 3 Doa 3 Cinta juga masuk seleksi proyek Pusan Promotion Plan – Pusan International Film Festival.
”Saya mau berbicara tentang dunia pesantren di Indonesia yang penuh cinta dan kedamaian. Di sini saya mencoba ingin menepis anggapan bahwa pesantren itu tempatnya orang-orang yang radikal, dalam film ini ini kita dapat melihat potret kehidupan di pesantren yang diwarnai dengan persahabatan, cinta, ibadah, dan nilai kemanusiaan,” aku penulis dan sutradara Nurman Hakim seperti dikutip rilis yang diterima redaksi.
Hakim mengatakan bahwa pengambilan gambar filmnya dilakukan di Yogyakarta, Magelang dan Jakarta. Film ini sendiri bercerita tentang proses pendewasaan atau ”coming of age” santri yang dididik secara Islam dalam memahami kehidupan di luar pesantren.
Didukung Nicholas Saputra, sebagai seorang santri yang jatuh hati dengan penyanyi dangdut keliling, yang diperankan dengan sangat apik oleh Dian Sastro, ada dua lagu dangdut yang dilantunkan Dian.
”Waktu pertama ditawarin main, aku nggak nyangka dan langsung tertarik karena perannya beda. Aku ditawarin jadi penyanyi dangdut kampung, dan langsung setuju serta berusaha keras,” aku Dian yang belajar dengerin lagu Ike Nurjanah dan Iyet Bustami.
Proses produksi film ini sendiri dilakukan selama 16 hari selama bulan April – Mei. Didukung oleh pemain yang sudah dikenal oleh penonton Indonesia, yaitu Butet Kertaredjasa dan Jajang C Noer. “3 Doa 3 Cinta” mulai 18 Desember serentak di bioskop seluruh Indonesia