Meskipun Berkarir, Wanita Tetaplah Seorang Ibu Bagi Anak-Anak di Rumah


Wanita sebagai tonggak masa depan sebuah bangsa dan keluarga. Karena wanita merupakan jenis manusia multitasking. Terutama peran wanita yang telah menikah dan menjadi ibu. Para ibu bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu, khususnya urusan rumah. Namun, saat ini para ibu tidak sekedar berada di rumah.

Para ibu modern mulai mandiri dan berkarya dengan passion serta karir mereka masing-masing. Sehingga, tak jarang para ibu menitipkan anaknya ke pembantu, babysitter, orangtua/kakek-neneknya, dan tempat penitipan bayi.

Hal ini sering menjadi dilema bagi ibu dan anak, karena di sisi lain sang anak mulai kehilangan sentuhan, kedekatan dan pendidikan dari ibunya. Sedangkan, di sisi lain sang ibu kehilangan golden time bersama anak serta sikap sayang anak ke ibu menjadi berkurang.

Oleh karena itu, sebagai wanita karir, para ibu jangan sampai kehilangan sentuhannya kepada sang anak. Yuk, intip hal-hal kecil apa yang bisa tetap menjaga hubungan anak dan ibu!!

1. Jangan melewatkan hari-hari spesial sang anak!

Ibu mungkin disibukkan dengan meeting, presentasi dan tugas lainnya. Tapi usahakan agar ibu mengikuti acara-acara sekolah mereka, misal saat pentas seni, pengambilan raport, rapat wali murid.

2. Luangkan waktu di malam hari!

Setelah seharian sibuk dan lelah bekerja, para ibu luangkan waktu di malam hari khusus untuk anak. Menemani saat mereka belajar dan sebelum tidur sambil membacakan cerita akan menjaga kehangatan dan hubungan dengan sang anak. Kedekatan emosional akan semakin terbangun dan ketika bangun di pagi hari, anak akan penuh semangat, ceria dan optimis karena ia merasa tidak disia-siakan. Sebelum tidur, suasana hangat dengan sang ibu akan membawa alam bawah sadar anak akan perasaan tenang, nyaman dan aman.

3. Sempatkan membuat sarapan!

Sarapan merupakan kebutuhan penting dan pokok untuk tubuh dan aktivitas yang akan dijalani sang anak. Sarapan buat ibu harus sehat dan bergizi untuk anak. Meski dituntut tiba di kantor sebelum pukul delapan pagi, akan tetapi menyempatkan membuat sarapan bagi keluarga sangatlah berkesan. Anak akan mengapresiasi kerja keras ibunya yang masih meluangkan waktu membuat makanan kesukaan mereka. Selain itu, memastikan anak-anak sarapan dengan baik akan membantu menjaga kesehatan serta semangat belajar mereka selama di sekolah.

Baca Juga : Jangan Ucapkan Kata-kata Ini Kepada Ibu Hamil

4. Ajak anak kerja bakti!

Jika anda terbiasa memiliki pembantu yang tiap hari bekerja, maka biarkan pembantu sedikit bersantai di hari minggu. Ajaklah anak membereskan tempat tidur, melipat pakaian, mencuci piring setelah makan, menyapu, mengepel dan berkebun. Hal ini untuk melatih kemandirian dan kedisiplinan sejak dini agar mereka terbiasa rapi, bersih dan bertanggung jawab.

5. Ajak anak ke tempat kerja ibu!

Hal ini untuk meluaskan hubungan sosial anak, selain supaya ia terbiasa dengan rekan-rekan kerja ibunya, juga agar ia memahami bahwa ibunya seharian bekerja tidak sekedar bermain-main tapi ada hal penting yang juga dilakukan sang ibu.

6. Hindari penggunaan bumbu instan!

Bumbu instan, MSG, makanan instan atau fast food terlihat simple tapi biasakan untuk tidak menggunakannya. Biasanya para ibu sudah mengabaikan kehati-hatian pada penggunaan MSG, bumbu instan, fast food ketika anak-anak mereka memasuki usia sekolah.

Bagaimanapun juga, meski terlihat efisien dan praktis, makanan olahan pabrik dan bumbu-bumbu instan memiliki bahan pengawet yang tentunya jika dikonsumsi terus menerus akan mengakibatkan berbagai penyakit salah satunya kanker. Lagipula anak-anak yang sering jajan di luar juga telah mengkonsumsi MSG dan sejenisnya, maka jangan biarkan mereka mengkonsumsi bahan-bahan tersebut dari masakan buat anda!

 

 

What's Your Reaction?

Keren Keren
0
Keren
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Unik Unik
0
Unik
Suka Suka
0
Suka
Biasa aja Biasa aja
1
Biasa aja
Angry Angry
0
Angry
hate hate
0
hate

You may also like

More From: artikel

DON'T MISS